Petinggi rugby league Inggris mengakui bahwa tersingkirnya tim putra dan putri dari fase grup Piala Dunia merupakan hasil yang tidak bisa diterima. Rugby Football League (RFL) lantas mengumumkan pembentukan rencana masa depan untuk membenahi prestasi tim nasional secara menyeluruh.
Panel Khusus dan Evaluasi Menyeluruh
Mantan kapten tim putra Inggris Paul Sculthorpe, kapten tim putri yang pensiun Jodie Cunningham, serta legenda internasional Adrian Morley masuk dalam jajaran panel yang membantu menyusun rencana tersebut. RFL berjanji akan mengumumkan lebih banyak nama panelis dalam beberapa hari ke depan guna memperkuat program One Game, One England yang digulirkan awal tahun ini.
Kepala Eksekutif baru RFL, Ian Nolan, mengakui ada banyak alasan yang berada di luar kendali mereka, seperti jadwal perjalanan dan format kompetisi. Kendati demikian, ia menegaskan pihaknya tidak akan menjadikan faktor-faktor tersebut sebagai alasan kegagalan.
Nolan juga menyoroti kritik terkait hak siar televisi yang sempat beralih ke layanan berbayar. Menurutnya, analisis menyeluruh ini mencakup upaya mempengaruhi hak siar, menyeimbangkan jangkauan dan pendapatan, serta menarik penonton baru.
Tantangan Domestik dan Kesenjangan Kualitas
Di sektor putri, tim Inggris belum didukung kompetisi domestik profesional seperti Women’s Super League di Australia. Meskipun demikian, program pembinaan seperti Diploma in Sporting Excellence (DiSE) telah mulai menunjukkan hasil dengan memunculkan pemain-pemain muda berbakat di bawah kepelatihan Stuart Barrow.
Sementara itu, pelatih tim putra Brian McDermott menyatakan struktur permainan domestik Inggris harus diperkuat agar tim nasional memiliki peluang bersaing. McDermott menilai masalah rugby league Inggris sudah mengakar sejak lama dan tidak cukup diselesaikan hanya dengan suntikan dana investasi.
Ian Nolan menambahkan bahwa keputusan besar yang dihasilkan oleh panel nanti mungkin memerlukan dukungan seluruh elemen olahraga tersebut. Perubahan ini diproyeksikan baru akan membuahkan hasil dalam waktu empat, delapan, hingga sepuluh tahun ke depan.
Sumber: BBC Sport








