Sport

Fallon Sherrock Kalahkan Juara Dunia Luke Littler di Netflix

Fallon Sherrock Kalahkan Juara Dunia Luke Littler di Netflix
Daftar Isi
  1. Pertarungan Penantang Amatir Melawan Sang Juara Dunia
  2. Kontroversi Status Keikutsertaan dan Reaksi Pemenang
  3. Dampak Penayangan dan Perusahaan Produksi

Pemain dart Fallon Sherrock berhasil mencatatkan kemenangan mengejutkan atas peringkat pertama dunia Luke Littler dalam acara siaran langsung Netflix bertajuk Beat Luke Littler di Manchester Central arena. Sherrock berhak membawa pulang hadiah uang tunai sebesar 501.000 poundsterling setelah mengalahkan sang juara dunia sebagai penantang ke-15 pada Jumat (13/12) malam.

Pertarungan Penantang Amatir Melawan Sang Juara Dunia

Acara hiburan langsung pertama Netflix di Inggris ini dipandu oleh Gary Lineker dan Richard Osman dengan menghadirkan 20 penantang yang harus menghadapi Littler dalam satu leg dart. Pihak penyelenggara bahkan telah menyiapkan rencana cadangan jika Littler mengalami kekalahan pada ronde-ronde awal, mengingat ketidakpastian kapan sang juara dunia akan dikalahkan.

Ditemani sorak-sorai penonton yang mengenakan kostum unik, Littler sebelumnya berhasil menyingkirkan sejumlah kontestan dari berbagai tingkat kemampuan yang lolos dari babak kualifikasi musim panas lalu, termasuk dua remaja berusia 14 tahun, Mackinley Cooper-Johnson dan Jayden Walker. Salah satu kontestan yang juga mantan pemain muda dart asal Irlandia, Pearse Mackle, sempat hampir merebut hadiah utama sebelum akhirnya Littler tumbang di tangan Sherrock setelah pertarungan yang berjalan selama sekitar dua setengah jam.

Kontroversi Status Keikutsertaan dan Reaksi Pemenang

Keikutsertaan Sherrock sempat memicu kontroversi karena ia memiliki gelar MBE untuk pengabdiannya pada dunia dart serta pernah tampil di Kejuaraan Darts Dunia PDC dan memenangkan Women’s World Matchplay pada 2022. Kendati demikian, pihak Netflix menetapkan kriteria bahwa siapa pun yang belum pernah memiliki kartu tur PDC berhak untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Presiden PDC, Barry Hearn, yang turut serta dalam proses audisi, memberikan pembelaan terkait keikutsertaan Sherrock. Menurut Hearn, Sherrock tidak memegang kartu tur PDC sehingga ia berhak untuk mendaftar dan tidak ada alasan untuk melarangnya.

“I mean, it’s been tough,” kata Sherrock seusai meraih kemenangan di Manchester, seperti dilaporkan The Guardian. “Obviously I do see the backlash and I do see all the negative comments. But at the end of the day, I fit the criteria for this. I’ve never had a tour card, and I wouldn’t class myself as a pro really, because all I do is just play darts for the enjoyment of it.”

Meskipun memiliki pengalaman bertanding, keberhasilan Sherrock tetap menjadi kejutan besar bagi para penonton yang hadir di arena. “I can’t put into words how much this means,” ujar Sherrock kepada Lineker usai kemenangannya disambut sorak meriah penonton serta pelukan dari putranya. “I’m really lost for words right now. It was a great moment. Give me an opportunity and I’ll take it every time … I’m really proud of myself.”

Sementara itu, Littler menerima kekalahannya dengan lapang dada dan memuji penampilan sang lawan. “world class. I’ve enjoyed every bit of it … everything leading up to this. Maybe, Netflix, we can do it again next year,” ungkap Littler.

Dampak Penayangan dan Perusahaan Produksi

Acara Beat Luke Littler menjadi sebuah pertaruhan bagi platform penyiaran tersebut di tengah persaingan ketat dengan final acara BBC, The Celebrity Traitors. Berdasarkan keterangan narasumber, jumlah penonton acara tersebut terpantau stabil dan mengalami peningkatan setelah program dari BBC selesai.

Program yang digagas oleh rumah produksi Workerbee asal Manchester ini dirancang untuk menarik lebih banyak penonton dari kalangan kelas pekerja serta mendukung langkah Netflix dalam menayangkan lebih banyak acara hiburan langsung berskala besar. Managing Director Workerbee, Michelle Chappell, menjelaskan kepada The Guardian bahwa gagasan awal acara tersebut berasal dari CEO mereka, Rick Murray, yang ingin melihat seseorang mampu menantang Luke Littler dalam sebuah ajang olahraga yang dikemas sebagai tontonan besar penuh hiburan dan ketegangan.

Di balik persaingan antara Beat Luke Littler dan The Celebrity Traitors, perusahaan produksi global Banijay keluar sebagai pihak yang dipastikan menang karena menaungi kedua rumah produksi yang menggarap kedua program tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *