Kematian aktor legendaris Patrick Stewart pada usia 86 tahun mengingatkan kembali pada besarnya kasih sayang komunitas penggemar Star Trek kepadanya. Pengalaman tersebut sempat dirasakan secara langsung oleh seorang penulis CNET ketika suaminya, Rob, mengenakan kostum sebagai Kapten Jean-Luc Picard pada ajang Emerald City Comic Con di Seattle pada tahun 2021.
Kostum Sederhana dan Sambutan Hangat
Persiapan untuk kostum tersebut terbilang sangat sederhana tanpa rencana yang rumit. Dengan kepala pelontos dan kecintaannya pada serial tersebut, Rob mengenakan kaus seragam Star Trek berwarna merah dan hitam, lengkap dengan lencana komunikasi serta empat tanda pangkat kapten, dipadukan dengan sepatu hitam. Meskipun ia tetap mengenakan kacamata dan masker mengingat saat itu adalah tahun 2021 pada masa pandemi COVID-19, penampilannya dinilai sangat akurat.
Begitu memasuki Seattle Convention Center, sambutan yang diterima seolah-olah Patrick Stewart yang asli sedang hadir di lokasi acara. Rasa hormat yang dimiliki para penggemar terhadap karakter Picard berpindah sepenuhnya kepada pria yang mirip dengannya itu. Sepanjang perjalanan di area konvensi, orang-orang terus memanggilnya dengan penuh kegembiraan dan rasa hormat melalui berbagai sapaan ikonis seperti, “Hey, Captain! Captain!”, “Jean-Luc!”, “Make it so, sir!”, “Engage!”, hingga “Darmok and Jalad at Tanagra!”
Karena terburu-buru dan tidak menduga akan mendapatkan perhatian sebesar itu, Rob bahkan tidak mengenakan celana hitam yang autentik dengan kostum aslinya, melainkan hanya mengenakan celana jins. Hal tersebut sempat memicu komentar lucu dari pengunjung yang menyapanya dengan pertanyaan, “Hey Captain! Was it casual day on the bridge?”
Pertemuan dengan Karakter Lain dan Borg
Meskipun banyak pengunjung konvensi yang mengenakan kostum sangat rumit dan mendetail seperti karakter dari Star Wars, Pokemon, The Incredibles, hingga Spider-Man, sedikit sekali yang mendapatkan sambutan seantusias itu. Karakter lain dari serial Star Trek juga turut hadir, termasuk dua pemeran Will Riker yang berbeda serta seorang perempuan berbusana Kapten Kathryn Janeway dari Star Trek: Voyager yang menyempatkan diri berfoto bersama.
Suasana semakin menarik ketika sekelompok peserta konvensi yang mengenakan kostum Borg, kelompok cyborg musuh yang pernah menculik dan mengasimilasi Picard menjadi Locutus of Borg, mendatangi mereka. Kostum para Borg tersebut dibuat dengan sangat serius hingga tampak seperti properti dari set film Hollywood, lengkap dengan lampu yang menyala, implan okular dan kranial, riasan wajah seperti mayat, serta lengan yang dilengkapi alat-alat sibernetik. Kelompok tersebut terdiri dari tiga pria berbadan tinggi besar dan seorang perempuan yang berperan sebagai Ratu Borg dengan riasan wajah putih yang elegan sekaligus mengerikan.
Meskipun sempat merasa tegang dan ngeri melihat kemiripan kostum Borg tersebut saat mereka membawa Rob pergi untuk berjalan-jalan dan berfoto bersama, rombongan itu akhirnya mengembalikannya dalam keadaan utuh setelah melontarkan sedikit candaan mengenai celana jins kasual yang dipakainya.
Keluarga tersebut sebelumnya pernah menghadiri Emerald City Comic Con dengan berbagai kostum berbeda, seperti anak perempuan mereka yang melakukan cosplay beragam karakter dan Rob yang pernah berdandan sebagai Dr. Stone dengan wig berambut hijau keputihan. Namun, curahan cinta yang dirasakan saat ia mengenakan kostum Kapten Picard merupakan pengalaman yang belum pernah mereka temui sebelumnya.
Dalam episode terkenal Star Trek: The Next Generation berjudul Darmok, Picard dikunci di sebuah planet bersama kapten Tamarian bernama Dathon di mana seluruh bahasa mereka dibangun dari metafora mitologis dan historis. Melalui episode tersebut, Picard perlahan memahami frasa “Darmok and Jalad at Tanagra!” yang merujuk pada pejuang yang bersatu di pulau Tanagra dan menjadi sahabat, persis seperti kisah perjalanannya di konvensi tersebut yang memberikan kenangan indah di tengah hari dingin bulan Desember 2021.
Sumber: News – CNET








