Daftar Isi
Wahana antariksa Voyager 1 yang telah mengudara selama hampir 50 tahun segera melintasi tonggak sejarah jarak yang belum pernah dicapai oleh objek buatan manusia lainnya. Berdasarkan laporan dari Hacker News: Front Page (science.nasa.gov), wahana tersebut akan berada pada jarak satu hari-cahaya dari Bumi.
Mengenal Jarak Satu Hari-Cahaya
Jarak satu hari-cahaya merujuk pada jarak yang dapat ditempuh oleh partikel cahaya dalam waktu 24 jam. Jarak ini setara dengan sekitar 16 miliar mil atau sekitar 26 miliar kilometer. Voyager 1 dijadwalkan akan mencapai titik tersebut pada Rabu, 18 November 2026, pukul 5:16:07 waktu EST.
Wahana kembarannya, Voyager 2, mengambil lintasan yang berbeda setelah diluncurkan pada tahun 1977 demi mengunjungi Uranus dan Neptunus. Voyager 2 diperkirakan akan menyusul berada pada jarak satu hari-cahaya dari Bumi sembilan tahun kemudian, yakni pada November 2035.
Mengapa Menggunakan Ukuran Cahaya?
Tidak ada satupun entitas di alam semesta yang bergerak lebih cepat daripada cahaya. Bergerak menembus ruang angkasa dengan kecepatan sekitar 186.000 mil per detik, cahaya melintasi jarak yang luar biasa besar dalam durasi waktu tertentu, baik itu dalam satuan detik, hari, maupun tahun. Ketentuan ini berlaku bagi segala jenis radiasi elektromagnetik, termasuk cahaya tampak, gelombang mikro, gelombang radio, sinar gamma, sinar-X, atau inframerah. Satu hari-cahaya secara tepat adalah jarak yang ditempuh cahaya dalam 24 jam, yaitu 16.094.799.096 mil atau 25.902.068.356 kilometer.
Sebagai perbandingan jarak, Bulan terletak rata-rata 238.855 mil atau 384.400 kilometer dari Bumi, di mana cahaya sanggup merambat dalam waktu 1,3 detik. Sementara itu, cahaya Matahari memerlukan waktu sekitar delapan menit 20 detik untuk melintasi jarak 93 juta mil menuju Bumi, menjadikan bintang terdekat kita berjarak sekitar 8,3 menit-cahaya. Jarak antara Bumi dan Mars sendiri berubah-ubah sesuai orbitnya, dengan waktu tempuh cahaya berkisar antara tiga hingga 22 menit.
Neptunus sebagai planet terjauh di tata surya kita, dengan jarak rata-rata dari Bumi sekitar 2,8 miliar mil, berada pada jarak empat jam-cahaya dan 10 menit-cahaya. Di sisi lain, tahun-cahaya digunakan untuk mengukur luasnya ruang angkasa yang mencapai sekitar 5,88 triliun mil. Sistem tata surya tetangga terdekat, bintang Proxima Centauri, berjarak sekitar 4,24 tahun-cahaya, sedangkan galaksi Andromeda berjarak sekitar 2,5 juta tahun-cahaya.
Tujuan Perjalanan Voyager 1
Voyager 1 kini tengah bergerak menuju arah sebuah bintang yang terletak lebih dari 17 tahun-cahaya dari Bumi bernama AC +79 3888 atau dikenal sebagai Gliese 445. Bintang redup tersebut berada di rasi bintang Ursa Minor. Voyager 1 diperkirakan akan melintas dalam jarak sekitar 1,7 tahun-cahaya dari bintang itu dalam kurun waktu 40.000 tahun mendatang. Meskipun melaju dengan kecepatan hampir 38.000 mil per jam di ruang hampa udara, angka tersebut masih tergolong lambat jika dibandingkan dengan kecepatan cahaya.
Saat mencapai tonggak sejarah pada 18 November mendatang, wahana tersebut tercatat telah menghabiskan waktu selama 49 tahun, dua bulan, dan 11 hari untuk menempuh jarak satu hari-cahaya di luar Bumi.
Sumber: Hacker News: Front Page







