Daftar Isi
Bulan November menjadi bulan penuh terakhir pada musim gugur dengan waktu malam yang lebih panjang untuk pengamatan langit karena berakhirnya waktu musim panas pada 1 November. Sepanjang bulan ini, seluruh planet di tata surya dapat disaksikan di langit malam, meski tingkat visibilitasnya bervariasi bergantung pada waktu dan posisi matahari.
Visibilitas Planet Sepanjang November
Merkurius dan Venus menjadi planet yang paling sulit diamati karena posisinya yang berdekatan dengan matahari. Merkurius baru akan mudah terlihat sebelum matahari terbit mulai 20 November saat mencapai elongasi barat, sementara Venus sudah bisa diamati setiap pagi dan semakin menjauh dari matahari menjelang akhir bulan. Mars akan membumbung tinggi di langit sepanjang bulan, terbit di ufuk timur setelah tengah malam, serta berdampingan erat dengan Jupiter dan bintang Regulus yang membentuk trio kasat mata. Saturnus dan Neptunus juga tampak bersamaan di langit malam dengan bantuan teleskop atau teropong binokular, sedangkan Uranus mencapai titik oposisi pada 25 November yang menjadikannya paling terlihat meski tetap memerlukan alat bantu optik.
Konjungsi Planet dan Hujan Meteor
Awal bulan dibuka dengan konjungsi antara bulan, Mars, Jupiter, dan Regulus pada 2–3 November yang tampak jelas dengan mata telanjang. Aktivitas langit dilanjutkan dengan puncak hujan meteor Southern Taurids pada malam 4 November hingga pagi 5 November dengan rata-rata lima meteor per jam serta potensi bola api terang. Hujan meteor serupa, Northern Taurids, akan memuncak pada malam 11 November hingga pagi 12 November dengan kondisi pencahayaan bulan yang lebih gelap. Puncak hujan meteor paling aktif bulan ini, Leonids, akan terjadi pada malam 16 November hingga pagi 17 November dengan perkiraan 15 meteor per jam yang berasal dari konstelasi Leo.
Parade Planet dan Supermoon Terakhir Tahun Ini
Langit malam juga akan dihiasi oleh parade empat planet—Merkurius, Venus, Mars, dan Jupiter—yang berbaris menjelang matahari terbit antara 14 hingga 25 November. Menjelang akhir bulan, Beaver Moon akan tampil sebagai supermoon pertama dari rangkaian empat supermoon berturut-turut pada 23–24 November, memancarkan cahaya yang lebih terang karena berada dekat titik terdekat dengan bumi. Bulan November akan ditutup kembali dengan reuni antara bulan, Mars, Jupiter, dan Regulus pada 30 November, bersamaan dengan transisi konstelasi dari musim panas ke musim dingin yang menampilkan rasi bintang seperti Taurus, Pegasus, dan Pleiades.
Sumber: News – CNET






