Daftar Isi
Pemeriksaan keamanan di bandara sering kali memicu penundaan yang tidak terduga akibat barang bawaan yang mencurigakan. Seperti dilaporkan Engadget, sejumlah perangkat elektronik tertentu ternyata dapat menarik perhatian petugas Transportation Security Administration (TSA) dan membuat proses pemeriksaan memakan waktu lebih lama.
Baterai Lithium dan Power Bank
Baterai lithium portabel wajib dibawa ke dalam kabin pesawat di dalam tas jinjing dan dilarang keras dimasukkan ke bagasi tercatat. Aturan serupa berlaku untuk gawai seperti ponsel pintar, komputer jinjing, tablet, dan konsol gim portabel. Mayoritas pengisi daya portabel berada di bawah batas ketentuan seratus watt-jam dan dapat dibawa asalkan mematuhi regulasi yang berlaku. Pengguna dapat mengecek spesifikasi daya atau mencari label yang menyatakan bahwa perangkat tersebut disetujui untuk penerbangan.
Risiko utama penyimpanan baterai ini adalah potensi panas berlebih yang dapat memicu kebakaran. Untuk baterai dengan kapasitas di atas seratus watt-jam, ketentuan khusus berlaku dengan batas maksimal dua buah per orang dan memerlukan persetujuan pihak maskapai. Sementara itu, baterai logam lithium sekali pakai diperbolehkan jika kandungan lithiumnya tidak melebihi dua gram per baterai.
Rokok Elektrik dan Vape
Rokok elektrik serta vape wajib ditempatkan di dalam tas jinjing dan tidak diizinkan masuk ke bagasi tercatat. Penumpang tidak diwajibkan mengeluarkan barang ini saat pemindaian X-ray, namun tindakan tersebut dapat dilakukan jika ingin menghindari kecurigaan petugas. Maskapai Southwest Airlines secara khusus membatasi kepemilikan benda ini maksimal dua buah per orang serta melarang pengisian daya maupun penggunaannya selama penerbangan.
Barang berukuran serupa seperti penunjuk laser juga memiliki aturan bervariasi tergantung maskapai yang digunakan. Sebagai contoh, Air Canada melarang keberadaan penunjuk laser di dalam kabin dan mewajibkannya untuk disimpan di bagasi tercatat.
Koper Pintar dan Kendaraan Mini
Koper pintar yang dilengkapi pengisi daya terintegrasi, pelacak GPS, atau pengunci Bluetooth harus dilepas baterainya jika dimasukkan ke dalam bagasi pesawat guna mencegah risiko kebakaran. Jika koper tersebut dibawa ke kabin, komponen daya harus memenuhi ambang batas yang ditentukan. Koper dengan baterai yang tidak bisa dilepas dapat menimbulkan masalah saat pemeriksaan keamanan.
Bagi pelindung perjalanan yang membawa papan Luncur elektrik, skuter mini, atau koper bermotor, aturan dari masing-masing maskapai perlu diperiksa terlebih dahulu. American Airlines, Delta Airlines, dan Air Canada melarang keberadaan papan luncur elektrik serta koper bermotor di dalam armada mereka.
Sikat Gigi Elektrik dan Ponsel Pintar
Sikat gigi elektrik berteknologi tinggi yang dilengkapi tas perjalanan harus dibawa melalui bagasi kabin karena mengandung komponen baterai. Perangkat ini berpotensi memicu alarm pemeriksaan apabila tidak dimatikan dengan benar sehingga menimbulkan bunyi berdengung saat berada di dalam tas pemindaian.
Terkait ponsel pintar, satu-satunya perangkat yang dilarang secara total di semua penerbangan adalah Samsung Galaxy Note 7 keluaran tahun 2016 akibat masalah keamanan baterai. Untuk ponsel pintar jenis lainnya, petugas umumnya meminta perangkat tersebut dikeluarkan dari tas dan ditarik keluar ke dalam wadah pemindai tersendiri. Pelancong juga disarankan untuk memastikan daya baterai perangkat tetap terisi karena petugas sewaktu-waktu dapat meminta gawai tersebut dihidupkan untuk membuktikan fungsinya.
Mematuhi instruksi petugas keamanan untuk mengeluarkan perangkat elektronik dari tas atau saku akan mempercepat proses pemeriksaan. Mengetahui regulasi penanganan gawai sebelum berangkat akan membantu menciptakan perjalanan udara yang bebas hambatan.







