luar negeri

MP Carla Lockhart Keluar dari DUP Terkait Isu Drumcree

MP Carla Lockhart Keluar dari DUP Terkait Isu Drumcree
Daftar Isi
  1. Alasan Mundur Berdasarkan Prinsip
  2. Tanggapan Partai dan Tokoh Politik
  3. Dampak Politik bagi Kepemimpinan Gavin Robinson

Anggota Parlemen (MP) Upper Bann, Carla Lockhart, memutuskan untuk keluar dari Partai Democratic Unionist Party (DUP) menyusul perbedaan pendapat yang tajam terkait penanganan sengketa pawai Drumcree. Lockhart menilai langkah pimpinan partai dalam merespons keterlibatan Sinn Féin dalam aksi protes tersebut tidak cukup tegas.

Alasan Mundur Berdasarkan Prinsip

Lockhart menyatakan pengunduran dirinya didasarkan pada prinsip yang dipegangnya. Ia sebelumnya mendesak agar DUP menarik wakil menteri pertama di Stormont untuk memaksa First Minister Michelle O’Neill mundur dari kantor bersama mereka. Aksi protes di Garvaghy Road, Portadown, County Armagh, memicu kemarahan kaum unionis karena memblokir pawai tradisional Orange Order di kawasan mayoritas nasionalis tersebut. Sejumlah petinggi Sinn Féin, termasuk O’Neill, telah dimintai keterangan oleh kepolisian atas demonstrasi itu.

Pihak DUP sendiri sebelumnya mengumumkan langkah untuk memboikot acara resmi yang melibatkan O’Neill. Namun, pemimpin DUP Gavin Robinson enggan memenuhi tuntutan Lockhart untuk mendepak O’Neill dari posisinya di pemerintahan. Dalam surat terbuka kepada rekan partainya, Lockhart menyebut respons bertahap partai sebagai tindakan yang menghina masyarakat dan mendesak opsi yang lebih tegas.

Tanggapan Partai dan Tokoh Politik

Melalui pernyataan di akun media sosialnya, Lockhart menegaskan bahwa tanggung jawab utamanya tetap kepada warga Upper Bann dan ia akan terus bekerja untuk mereka. Ia menyatakan tidak bisa tinggal diam ketika aturan hukum diabaikan. Lockhart berencana melanjutkan tugasnya di House of Commons sebagai seorang unionis independen.

Pihak DUP menyampaikan penyesalan atas pengunduran diri tersebut seraya mengapresiasi jasa Lockhart bagi partai dan warga Upper Bann. DUP berpandangan bahwa perpecahan di kalangan unionis hanya akan menguntungkan Sinn Féin. Sementara itu, pemimpin Traditional Unionist Voice (TVC) Jim Allister memberikan ucapan selamat kepada Lockhart atas keputusan berani tersebut.

Dampak Politik bagi Kepemimpinan Gavin Robinson

Menurut analisis editor politik BBC News NI, Enda McClafferty, keputusan ini mengakhiri hubungan panjang Lockhart dengan partai yang telah ia ikuti sejak remaja. Hubungan Lockhart dengan pimpinan DUP memang telah memanas selama beberapa pekan terakhir. Meskipun mendapat dukungan dari Portadown Orangemen dan sebagian kalangan unionis, posisi Robinson tetap didukung penuh oleh tim internal partai dan anggota dewan.

Robinson enggan mengambil risiko meruntuhkan eksekutif pemerintahan tanpa anggaran yang jelas serta menghindari risiko disalahkan atas potensi pemogokan tenaga kesehatan. Kendati demikian, kepergian Lockhart mengurangi jumlah kursi DUP di parlemen menjadi empat orang saja dari sebelumnya sepuluh kursi. Situasi ini menambah tekanan bagi Robinson menjelang pemilu majelis yang akan berlangsung dalam waktu tujuh bulan ke depan.

Sumber: BBC News

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *