Lifestyle

Perbedaan Ayam Goreng Suharti dan Ny. Suharti

Perbedaan Ayam Goreng Suharti dan Ny. Suharti
Daftar Isi
  1. Sejarah Perbedaan Merek dan Logo Restoran
  2. Pengelolaan Bisnis dan Hak Merek
  3. Kabar Duka Meninggalnya Hj. Suharti

Keluarga mendiang Hj. Suharti memberikan penjelasan mengenai kepemilikan dan sejarah di balik gerai Ayam Goreng Suharti dan Ayam Goreng Ny. Suharti. Merek kuliner legendaris ini sering memicu kebingungan masyarakat karena sama-sama mengusung nama Suharti namun dengan logo restoran yang berbeda.

Sejarah Perbedaan Merek dan Logo Restoran

Melalui unggahan di akun Instagram resmi @ayamgorengsuhartiofficial pada 16 Mei 2026, cucu pertama Ibu Suharti dan Bapak Syahlan, Carissa, menegaskan keterkaitan kedua usaha tersebut. “Saya garis bawahi bahwa memang merek Ny. Suharti dan Suharti itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan pihak luar,” kata Carissa seperti dilaporkan Food – Detikcom.

Anak dari Ibu Suharti dan Bapak Syahlan, Titik Syahlan, menjelaskan lebih rinci bahwa awalnya pasangan tersebut mendirikan Ayam Goreng Ny. Suharti dengan logo bergambar ayam. Namun, setelah timbul masalah di antara keduanya, Ny. Suharti memilih untuk memisahkan diri.

“Nah, setelah bapak dan ibu ada masalah, ibu saya pengin mandiri lah. ‘Saya juga bisa’ katanya. Bisa buat brand sendiri,” ujar Titik. Sejak saat itu berdiri Ayam Goreng Suharti dengan logo foto diri Ny. Suharti, sedangkan Ayam Goreng Ny. Suharti tetap menggunakan logo gambar ayam.

Pengelolaan Bisnis dan Hak Merek

Terkait alasan kedua lini bisnis tersebut tidak digabungkan kembali, Carissa menyampaikan alasan di baliknya. “Itu memang sudah menjadi keputusan keturunan langsung dari Ibu Suharti dan Pak Syahlan,” kata Carissa.

Awalnya, bisnis Suharti dan Pak Syahlan berjalan dengan manajemen masing-masing. “Tapi setelah bapak meninggal, sekarang manajemennya sebenarnya sudah dikelola semua oleh anak-anaknya,” kata Titik.

Pengelolaan oleh tujuh anak kandung pasangan tersebut berdasar pada surat pernyataan yang dibuat Syahlan Prapto Harjono pada 1994. Dalam surat itu, Syahlan menyegel merek Ny. Suharti khusus untuk keturunan kandungnya, yaitu Slamet Harsono, Hariyanto, Edy Kunarto, Titik Nurhayati, Nining Setyaningsih, Sussy Ernawati, dan Agus Hermawan.

“Pihak lain tidak bisa, walaupun sedarah. Tapi yang bukan ibu saya, ibu Suharti, tidak bisa,” ujar Titik menegaskan batas hak klaim identitas merek tersebut.

Kabar Duka Meninggalnya Hj. Suharti

Di tengah penjelasan mengenai perjalanan usaha kuliner keluarga tersebut, berita duka datang dari pendiri Ayam Goreng Suharti. Hj. Suharti dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (30/10/2026), yang diumumkan secara resmi melalui akun Instagram @ayamgorengsuhartiofficial.

Berdasarkan informasi pihak keluarga, jenazah Hj. Suharti disemayamkan di rumah duka RM Ayam Goreng Suharti yang beralamat di Jalan Laksda Adisucipto Nomor 208, Yogyakarta. Upacara pemakaman dilaksanakan pada Sabtu (31/10/2026) pukul 14.00 WIB di Makam Keluarga Candisari, Bendan, Tirtomartani, Kalasan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *