PENGAMAT sepak bola Gary Neville melancarkan kritik keras kepada bek Manchester United, Lisandro Martinez, menyusul performa buruk sang pemain dan kekalahan dua gol tanpa balas dari Chelsea pada Sabtu lalu. Menurut Neville, pemain asal Argentina tersebut kerap menjadi penyebab kebobolan timnya dalam setiap pertandingan.
Kritik Tajam Performa Lisandro Martinez
Martinez diganjar kartu merah dalam pertandingan melawan Chelsea setelah menerima dua kartu kuning dalam kurun waktu dua menit akibat insiden dengan Morgan Rogers dan pelanggaran siku kepada Wesley Fofana. Kejadian tersebut berujung pada penalti yang sukses dieksekusi oleh Cole Palmer, sementara Neville menilai Martinez turut bersalah atas gol pembuka Rogers.
Dalam wawancaranya dengan Sky Sports, Neville menyatakan bahwa sebagai pemain yang pernah menjuarai Piala Dunia, penampilan Martinez di Old Trafford jauh dari harapan. Ia menyebut jumlah gol yang tercipta akibat kesalahan pertahanan Martinez berada di angka yang luar biasa tinggi.
Neville menambahkan bahwa dirinya akan merasa sangat malu dan memilih untuk tidak melakukan wawancara jika berada di posisi Martinez dengan catatan performa seperti saat ini. Ia juga menilai lini pertahanan Manchester United secara keseluruhan masih jauh dari standar dan mudah runtuh ketika berada di bawah tekanan.
Kekhawatiran Ancaman Degradasi Manchester United
Kekalahan dari Chelsea membuat Manchester United tertahan di peringkat ke-17 klasemen sementara Liga Inggris, hanya berjarak dua poin dari zona degradasi yang diisi oleh Sunderland. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius mengenai posisi klub di papan klasemen.
Kendati demikian, Neville menyatakan bahwa dirinya belum meyakini mantan klubnya tersebut benar-benar akan terdegradasi ke kasta di bawahnya pada akhir musim. Namun, ia mengakui situasi saat ini tetap menjadi sebuah kekhawatiran besar bagi tim.
Neville menyoroti kemerosotan hasil serta performa tim yang dinilai masih jauh dari kata cukup meskipun sempat menunjukkan permainan yang sedikit lebih baik pada paruh pertama laga sebelumnya. Ia mengingatkan bahwa Setan Merah akan menghadapi jadwal pertandingan yang sulit ke depan, di mana tim-tim yang terorganisir dengan baik berpotensi besar untuk terus mengeksploitasi kelemahan Manchester United.








