Dua kereta cepat bertabrakan di jalur antara Madrid dan Sevilla pada Rabu pagi waktu setempat. Insiden tragis di dekat kota Urda ini menyebabkan puluhan orang tewas dan mengalami luka-luka.
Kronologi Tabrakan Kereta di Spanyol
Kecelakaan maut yang terjadi di kilometer 118, tepatnya di antara Mora, Orgaz, dan Urda di provinsi Toledo, ini melibatkan kereta cepat milik negara Renfe dan rangkaian kereta perusahaan Iryo. Kereta Renfe menabrak bagian belakang kereta Iryo yang sedang berhenti di jalurnya. Peristiwa tersebut menjadi salah satu bencana rel terburuk dalam sejarah modern Eropa serta yang paling parah di Spanyol sejak 2013, sehingga pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari.
Berdasarkan laporan awal, gangguan pada sistem keselamatan hari Rabu memaksa delapan kereta di kawasan tersebut berhenti. Seperti dilaporkan detikINET dari El Pais, pusat kendali lantas mengalihkan operasional ke sistem manual dan meminta seluruh kereta melanjutkan perjalanan. Akan tetapi, satu layanan Iryo gagal bergerak kembali dan tetap berhenti di jalurnya.
Mengikuti arahan dari petugas di pusat kendali Atocha, Madrid, rangkaian kereta AVE di belakangnya kemudian melaju dan menghantam kereta Iryo tersebut. Tim penyelidik kini berupaya merekonstruksi rangkaian peristiwa dari awal kegagalan sinyal hingga dikeluarkannya perintah jalan guna memastikan ada tidaknya pelanggaran prosedur maupun kesalahan teknis dan manusia.
Sistem Keselamatan Berlapis yang Disorot
Jalur kereta cepat tertua di Spanyol yang dibuka pada April 1992 saat Pameran Dunia Sevilla ini sebenarnya dilengkapi berbagai perangkat perlindungan. Infrastruktur tersebut menggunakan teknologi LZB asal Jerman yang memantau kecepatan secara terus-menerus dan mengirimkan instruksi ke kabin masinis, di mana kendali manual akan diambil alih ketika sistem otomatis ini mengalami kendala.
Saat ini, jalur tersebut sedang dalam proses modernisasi untuk mengganti sistem LZB dengan ERTMS Level 2 yang berbasis komunikasi radio guna mengawasi kecepatan dan pengereman secara berkesinambungan. Selain itu, jaringan rel Spanyol juga didukung sistem ASFA untuk memantau sinyal dan melakukan pengereman otomatis jika kereta menerobos batas.
Mekanisme keselamatan lainnya mencakup Kendali Blok Otomatis untuk menjaga jarak aman, sistem pendeteksi kereta NAS 811, serta teknologi komunikasi GSM-R antara masinis dan pusat kendali. Penyelidikan menyeluruh masih dilakukan guna mengungkap misteri kegagalan sistem berlapis tersebut.
Sumber: Inet - Detikcom








