Naik pesawat tidak selalu berarti seluruh kebutuhan selama penerbangan harus disiapkan sendiri oleh penumpang. Berdasarkan penjelasan seorang pramugari, terdapat sejumlah barang dan bantuan yang ternyata bisa diminta kepada awak kabin.
Daftar Barang dan Bantuan di Pesawat
Sille Rydell, seorang pramugari yang telah bekerja selama enam tahun di dunia penerbangan, rutin membagikan berbagai tips perjalanan melalui akun media sosial Travel with SilleRydell. Seperti dilansir Travel – Detikcom, dalam salah satu videonya ia mengungkap enam hal yang dapat ditanyakan penumpang kepada awak kabin.
Pertama, penumpang bisa menanyakan ketersediaan kantong es jika kaki bengkak setelah berjalan di bandara atau kepala terasa sakit, yang dapat digunakan sebagai kompres dingin untuk meredakan rasa tidak nyaman. Kedua, awak kabin mungkin menyediakan plester untuk kebutuhan darurat ringan apabila kaki penumpang lecet akibat berjalan jauh antar-gate.
Ketiga, penumpang yang memiliki waktu transit mepet, jarak gate berikutnya yang jauh, atau kesulitan berjalan kaki dapat meminta bantuan awak kabin. Meski idealnya permintaan tersebut disampaikan sebelum penerbangan, awak kabin tetap bisa membantu menghubungkan penumpang dengan petugas bandara yang diperlukan.
Keempat, penumpang diperbolehkan menanyakan obat untuk keluhan ringan. Rydell menunjukkan komentar seorang penumpang yang pernah mendapat Tylenol untuk meredakan sakit perut parah, dan menyarankan agar penumpang tidak sungkan bertanya karena awak kabin mungkin memiliki trik atau obat yang bisa membantu, meski aturan dan ketersediaan obat berbeda di tiap maskapai.
Kelima, penumpang perempuan yang mendadak membutuhkan pembalut atau tampon dapat bertanya kepada awak kabin karena beberapa maskapai mungkin menyediakannya. Rydell mengingatkan agar penumpang langsung meminta kepada awak kabin dan tidak mencari-cari sendiri di laci toilet.
Keenam, penumpang juga bisa meminta air panas untuk menyeduh teh atau mi instan, kantong muntah sebelum dibutuhkan, tambahan air minum atau isi ulang botol, tisu basah, hingga penyumbat telinga.
Tips Berpakaian di Pesawat
Rydell berpesan agar penumpang tidak sungkan untuk bertanya dan diyakinkan bahwa awak kabin tidak akan menghakimi permintaan mereka, bahkan untuk hal yang terdengar aneh atau memalukan. Namun, ia tetap mengingatkan agar penumpang merencanakan perjalanan dengan baik dan tidak menunggu sampai benar-benar membutuhkan sesuatu baru bertanya.
Selain barang-barang tersebut, Rydell turut membagikan tips mengenai pakaian yang sebaiknya dikenakan saat terbang. Ia menyarankan agar penumpang menghindari pemakaian sandal jepit karena kaki dapat membengkak, kabin terasa dingin, dan penumpang harus berjalan cepat antar-gate.
Pakaian lain yang sebaiknya dihindari adalah celana jeans yang terlalu ketat serta pakaian yang terlalu terbuka seperti celana pendek atau atasan crop agar kulit tidak bersentuhan langsung dengan kursi pesawat. Sebagai gantinya, penumpang disarankan memilih pakaian yang nyaman dan longgar serta menyiapkan lapisan tambahan untuk mengantisipasi perubahan suhu.
Sumber: Travel - Detikcom








