Puluhan ribu pelajar dan pekerja melakukan aksi unjuk rasa di berbagai wilayah di Italia pada Jumat (15/10), menuntut peningkatan anggaran pendidikan serta keringanan dari beban biaya hidup yang semakin tinggi. Aksi tersebut merupakan puncak dari rangkaian kemah pelajar dan pendudukan sekolah yang telah berlangsung selama berminggu-minggu, disertai pemogokan umum yang menggerakkan para pekerja ke jalan-jalan.
Tuntutan Pendemo Terhadap Pemerintah
Para pengunjuk rasa melontarkan kritik tajam kepada pemerintahan sayap kanan Perdana Menteri Giorgia Meloni terkait upah yang rendah, lonjakan harga bahan bakar, serta alokasi anggaran militer. Sementara itu, para kalangan pelajar secara khusus menuntut tambahan dana untuk sekolah dan universitas.
Menurut Beatrice Chilelli, seorang mahasiswi berusia 21 tahun di Roma, para pelajar saat ini sudah berada di ambang batas ketahanan. Mereka tidak sanggup lagi membayar biaya kuliah yang selangit serta uang sewa tempat tinggal yang sangat membebani orang tua mereka, seperti dilaporkan Deutsche Welle (dw.com).
Serikat pekerja USB menginisiasi pemogokan umum yang turut melibatkan pengemudi truk, pengemudi taksi, hingga para petani dalam aksi protes tersebut. Di Roma, ribuan massa berjalan kaki dari Stasiun Termini melewati Colosseum sambil diiringi dua traktor dan satu taksi, serta meneriakkan seruan agar pemerintah lebih mengutamakan penyediaan perumahan ketimbang bom.
Situasi Keamanan dan Eskalasi Aksi
Aparat kepolisian dikerahkan dalam jumlah besar di berbagai kota termasuk Roma, Milan, Turin, Bologna, Genoa, dan Napoli setelah aksi protes sebelumnya sempat berujung pada kerusuhan. Bentrokan kecil sempat terjadi antara demonstran dan polisi antihuru-hara di Turin pada awal pawai, meskipun tidak ada laporan bentrokan besar hingga tengah hari.
Di Milan, massa pengunjuk rasa bergerak menjauhi pusat kota tempat perusuh sebelumnya sempat merusak properti, menjarah toko, dan terlibat bentrok dengan aparat dua pekan lalu. Pihak berwenang juga memperketat pengamanan di sekitar sejumlah ikon kota seperti Colosseum di Roma dan Katedral di Milan.
Gelombang demonstrasi pelajar di Italia ini mendapat momentum dari gerakan serupa yang terjadi di Prancis dan Spanyol. Aksi unjuk rasa hari Jumat ini turut diramaikan oleh para guru, pensiunan, serta berbagai elemen pekerja lainnya.
Sumber: Deutsche Welle





