luar negeri

Dokumen MoD Sebut Polisi Inggris Salah Serahkan Kasus Pilot AS

Dokumen MoD Sebut Polisi Inggris Salah Serahkan Kasus Pilot AS
Daftar Isi
  1. Pelanggaran Perjanjian Bilateral
  2. Yurisdiksi dan Aturan Penyelidikan
  3. Persidangan Militer dan Penyelidikan Lanjutan

Pejabat Kementerian Pertahanan (MoD) Inggris menuding kepolisian setempat telah salah menyerahkan investigasi seorang pilot tempur Amerika Serikat kepada pihak militer AS. Berdasarkan dokumen yang diperoleh The Guardian, penyerahan kasus tersebut dinilai melanggar perjanjian bilateral yang sudah lama berlaku.

Pelanggaran Perjanjian Bilateral

Kepolisian Cambridgeshire mengizinkan kepolisian militer AS mengambil alih kendali investigasi atas Kapten Jacob Wulfson yang dituduh melakukan kekerasan terhadap Sarah Steele di apartemennya di Cambridge. Akibat keputusan tersebut, Wulfson tidak diadili di pengadilan pidana Inggris, melainkan melalui pengadilan militer di pangkalan udara AS di Suffolk.

Para pejabat MoD menyatakan pihak kepolisian Cambridgeshire seharusnya tidak membiarkan militer AS mengambil alih penyelidikan karena hal itu jelas melanggar kesepakatan bilateral. Pengungkapan kasus oleh The Guardian pada Juni lalu memicu kritik dari kantor perdana menteri yang menyebut peristiwa tersebut sangat mengkhawatirkan karena otoritas Inggris tidak dilibatkan dalam mengadili Wulfson.

Pemerintah Inggris kemudian membentuk penyelidikan tingkat tinggi untuk memeriksa bagaimana dan mengapa kepolisian mengalihkan investigasi kejahatan serius kepada militer AS. MoD, yang bertanggung jawab atas hubungan militer dengan AS, menjadi salah satu departemen kunci yang mengikuti penyelidikan tersebut.

Yurisdiksi dan Aturan Penyelidikan

Berdasarkan dokumen yang dibuka melalui Undang-Undang Kebebasan Informasi, kepolisian di Inggris memiliki hak utama untuk menyelidiki dugaan kejahatan yang dilakukan oleh warga Amerika yang bertugas di negara tersebut. Perjanjian tersebut menyatakan militer AS hanya memiliki yurisdiksi dalam kondisi tertentu, yaitu jika pelanggaran dilakukan saat bertugas atau menimpa sesama anggota angkatan bersenjata dan properti militer.

Dalam memo tertanggal 8 Juli, pejabat MoD di Washington menulis bahwa kasus Steele secara kasatmata tidak memenuhi ambang batas bagi pasukan tamu untuk mendapatkan yurisdiksi. Seorang pejabat kepolisian Greater Manchester juga menulis dalam surel bahwa kepolisian Cambridgeshire keliru menyerahkan investigasi Wulfson kepada militer AS.

Pihak kepolisian Cambridgeshire menyatakan sedang meninjau kasus ini dengan bantuan material dari pengacara Angkatan Udara AS serta tetap berkomunikasi dengan korban. Di sisi lain, militer Amerika berupaya mengadili personelnya sendiri dalam batasan perjanjian dengan Inggris, sementara warga AS sering meminta kepolisian Inggris menyerahkan penuntutan tersebut.

Persidangan Militer dan Penyelidikan Lanjutan

Wulfson tidak sedang bertugas saat menyerang Steele di apartemennya pada Desember 2023 setelah keduanya berkenalan melalui aplikasi Tinder. Saat bersaksi di pengadilan militer di pangkalan udara Lakenheath pada April, Steele menyebut pengalamannya sangat merendahkan dan melelahkan karena harus menghadapi juri yang semuanya laki-laki serta pengacara asal Amerika.

Wulfson akhirnya dinyatakan bersalah mencekik pasangan intim, namun dibebaskan dari tuduhan pelecehan seksual, lalu dipecat dari Angkatan Udara AS dan dikurung di penjara militer Lakenheath selama enam bulan. Penyelidikan lintas pemerintahan yang melibatkan Home Office, Kementerian Kehakiman, dan Kantor Luar Negeri kini mengkaji mengapa personel militer AS tidak dibawa ke pengadilan Inggris dalam sejumlah kasus serupa.

Penyelidikan tersebut menyoroti kasus lain seperti Tyrion Davis yang diadili di pangkalan AS setelah diduga memperkosa dua wanita di Suffolk, serta Hannes Marschalek yang merundingkan tawar-menawar pembelaan setelah mengekspos diri kepada seorang remaja putri dan empat wanita muda di Cambridgeshire. Amerika Serikat saat ini menempatkan lebih dari 12.000 personel militer di sedikitnya 15 pangkalan dan fasilitas di seluruh wilayah Inggris.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *