Teknologi

Bahaya Berbagi Tanggal Lahir Saat Belanja Online dan Solusinya

Bahaya Berbagi Tanggal Lahir Saat Belanja Online dan Solusinya
Daftar Isi
  1. Bahaya Penggabungan Data Pribadi
  2. Alasan E-commerce Masih Meminta Tanggal Lahir
  3. Langkah Melindungi Privasi Data

Pernahkah kamu ditelepon seseorang yang mengaku dari bank dan menyebutkan nama, alamat, serta tanggal lahir kamu dengan akurat? Di era digital, tanggal lahir sering kali diminta saat mendaftar akun belanja online, program loyalitas, newsletter, hingga kuis berhadiah, padahal para pakar keamanan siber memperingatkan masyarakat untuk berhenti membagikan tanggal lahir asli demi mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, sebagaimana dilaporkan Liputan6.com pada Selasa (3/11/2026).

Bahaya Penggabungan Data Pribadi

Menurut Jake Moore, penasihat keamanan siber dari ESET, tanggal lahir memang bukan data paling berharga jika berdiri sendiri. Namun, ketika digabungkan dengan nama lengkap dan nomor telepon, informasi ini menjadi senjata ampuh untuk melakukan penipuan identitas.

Data pribadi yang bocor akibat peretasan platform ritel seringkali diperjualbelikan di dark web. Serpil Hall, pakar keamanan dari Datos Insights, menjelaskan bagaimana para peretas merangkai potongan data tersebut menjadi profil identitas yang utuh.

“Prosesnya biasanya dimulai dari peretasan toko ritel yang membocorkan nama, tanggal lahir, email, dan alamat. Data bocor lainnya menambahkan kredensial dan nomor telepon, sementara informasi publik di media sosial melengkapi konteksnya,” ujar Hall seperti dikutip dari The Guardian.

Hasil akhirnya adalah profil korban yang lengkap. Penjahat menggunakan data ini untuk meyakinkan layanan pelanggan perusahaan atau membuat email phishing yang sulit dibedakan dari komunikasi resmi.

Alasan E-commerce Masih Meminta Tanggal Lahir

Berdasarkan investigasi Alexandre François dari WhoisXML API, delapan dari 14 peritel online yang disurveinya masih meminta tanggal lahir pada formulir pendaftaran. Alasannya karena data usia sangat berguna bagi departemen pemasaran untuk menargetkan iklan. Padahal, dari sisi operasional transaksi, toko online sebenarnya hanya memerlukan informasi pembayaran dan alamat pengiriman kamu.

François menegaskan bahwa tanggal lahir sebetulnya hanya krusial pada sistem resmi yang memverifikasi identitas hukum, seperti perbankan, kantor pajak, paspor, atau lembaga keuangan. Platform belanja online tidak memerlukan informasi tersebut.

Langkah Melindungi Privasi Data

Para ahli merekomendasikan beberapa langkah untuk melindungi data kamu dari ancaman peretasan. Kosongkan kolom tanggal lahir jika kolom tersebut bersifat opsional saat mendaftar di situs ritel atau layanan non-keuangan.

Gunakan tanggal lahir palsu atau seragam jika kolom tersebut wajib diisi, agar kamu tidak lupa sekaligus menutupi data asli kamu. Gunakan alamat email khusus belanja yang terpisah dari email utama atau pekerjaan, sehingga jika terjadi kebocoran data, kamu bisa menutup email tersebut tanpa membahayakan akun penting lainnya.

Selalu curigai pihak yang menghubungi secara tiba-tiba, meski informasi pribadi yang mereka sebutkan akurat.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *