luar negeri

Pauline Hanson dan James Ashby Tak Maju di Dapil Capricornia

Pauline Hanson dan James Ashby Tak Maju di Dapil Capricornia

Pemimpin Partai Nationals, Matt Canavan, akan maju memperebutkan kursi majelis rendah di Queensland pada pemilihan umum federal mendatang tanpa harus bersaing dengan tokoh kunci One Nation. Kepastian ini muncul setelah anggota parlemen Capricornia, Michelle Landry, mengumumkan pensiun dari dunia politik.

Keputusan James Ashby dan Pauline Hanson

Direktur Nasional One Nation, James Ashby, menyatakan melalui sebuah pernyataan tertulis bahwa dirinya tidak akan mencalonkan diri di daerah pemilihan yang mencakup wilayah Rockhampton tersebut. Walau tidak ikut bersaing, Ashby menegaskan partainya tetap akan menurunkan kandidat di dapil tersebut dan mengerahkan seluruh sumber daya untuk memenangkan pertarungan.

Sebelumnya, Senator Pauline Hanson juga telah menepis kemungkinan dirinya untuk maju bertarung di kursi yang sama. Hanson sempat menyampaikan kepada para wartawan bahwa belum ada keputusan maupun indikasi pasti mengenai langkah politik yang akan diambil oleh dirinya maupun Ashby menjelang pemilihan umum.

Keputusan Politik Matt Canavan

Dalam konferensi pers pada Senin, Matt Canavan menyampaikan bahwa dirinya siap mengambil risiko demi membawa perubahan di kawasan tengah Queensland. Ia mengaku rela mempertaruhkan masa depan politiknya demi memenangi kursi tersebut demi partainya.

Sebelumnya, Canavan diprediksi akan beralih ke DPR setelah lembaga survei memperingatkan bahwa peluangnya mempertahankan kursi Senat sangat kecil jika tren elektabilitas One Nation terus meningkat. Menanggapi pencalonan ini, pemimpin oposisi Angus Taylor menyambut baik langkah Canavan yang berani maju sebagai kandidat di Capricornia.

Namun, langkah tersebut mendapat tanggapan dari sesama senator Nationals, Bridget McKenzie. Seperti dilaporkan Nine’s Today show, McKenzie menilai bahwa jika One Nation benar-benar serius ingin melawan Partai Labor, seharusnya mereka menargetkan kursi-kursi yang saat ini dikuasai oleh Labor dan bukan bersaing melawan figur seperti Matt Canavan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *