Teknologi

Puluhan Juta Pengguna Chrome Terdampak Ekstensi Berbahaya

Puluhan Juta Pengguna Chrome Terdampak Ekstensi Berbahaya
Daftar Isi
  1. Modus Operandi Ekstensi Berbahaya
  2. Risiko Privasi dan Keamanan Data
  3. Langkah Pencegahan

Perusahaan keamanan siber Socket menemukan lebih dari 300 ekstensi Google Chrome telah memanipulasi mesin pencari bawaan pengguna secara diam-diam. Berdasarkan laporan Digital Trends pada Sabtu (31/10/2026), ekstensi tersebut diperkirakan telah dipasang sebanyak 13,4 juta kali selama dekade terakhir.

Modus Operandi Ekstensi Berbahaya

Peneliti siber John Tuckner mengungkapkan bahwa strategi yang digunakan tergolong sangat sederhana. Google Chrome memiliki fitur bawaan yang memberi keleluasaan bagi sebuah ekstensi untuk mengubah mesin pencari utama tanpa mengharuskan penulisan baris kode apa pun.

Salah satu ekstensi yang dianalisis bahkan hanya memuat satu berkas pengaturan serta tiga ikon, tanpa meminta izin akses apa pun dari pengguna. Perangkat lunak tambahan ini kerap menyamar sebagai layanan gratis seperti konverter PDF, pencari manual, fitur safe search, hingga alat pencarian berbasis kecerdasan buatan.

Sebagian besar dari ekstensi bermasalah ini disebarkan di luar platform resmi Chrome Web Store melalui kemunculan iklan pop-up pada situs-situs berukuran kecil.

Risiko Privasi dan Keamanan Data

Motif utama di balik tindakan ini adalah meraup keuntungan finansial melalui komisi rujukan dengan mengalihkan kueri pencarian menuju mesin pencari seperti Bing atau Yahoo. Kendati demikian, Tuckner memperingatkan bahwa ancaman terbesar justru terletak pada aspek privasi pengguna.

Seluruh riwayat pencarian pengguna dapat dipantau karena kueri dialihkan terlebih dahulu melalui server milik pengembang, yang sering kali terikat langsung dengan identitas unik individu. Meskipun lalu lintas saat ini masih berakhir pada mesin pencari resmi, sistem tersebut menyimpan potensi bahaya pengalihan otomatis ke situs phishing atau instalasi malware di kemudian hari.

Langkah Pencegahan

Pengguna diimbau untuk melakukan dua tindakan utama guna mengamankan perangkat dari ancaman ini. Pengguna dapat membuka menu chrome://extensions untuk menghapus berbagai ekstensi yang tidak dikenal atau sudah tidak terpakai, khususnya yang berkaitan dengan alat bantu pencarian maupun konverter PDF.

Langkah berikutnya adalah memeriksa bagian Setelan atau Settings, lalu menuju menu Mesin telusur atau Search engine guna memastikan mesin pencari utama tidak mengalami perubahan secara otomatis.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *