Lembaga riset Populix mempublikasikan daftar merek mobil yang paling diminati oleh konsumen dari kalangan generasi milenial dan Gen Z kelas menengah atas di Indonesia selama lima tahun terakhir. Delapan merek utama yang menjadi incaran meliputi BYD, Daihatsu, Honda, Hyundai, Mitsubishi, Suzuki, Toyota, dan Wuling.
Dominasi Mobil Konvensional dan Pasar
Seperti dilaporkan CNN Indonesia, studi tersebut melibatkan 800 responden konsumen mobil kelas menengah ke atas yang mempunyai kendaraan pribadi serta melakukan pembelian dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Survei ini dirilis di tengah tren pertumbuhan penjualan mobil domestik berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) periode Januari-September 2026, di mana penjualan secara wholesales naik 21 persen dan penjualan ritel meningkat 15,4 persen dibanding periode sebelumnya.
Associate Research Director Populix Susan Adi Putra menjelaskan bahwa kendaraan konvensional masih menguasai pasar, walaupun ketertarikan terhadap kendaraan listrik dan hybrid menunjukkan tren kenaikan. Hasil riset memperlihatkan sebanyak 80 persen responden menjatuhkan pilihan pada mobil berbahan bakar bensin, sedangkan pengguna kendaraan listrik mendarat di angka 12 persen dan mobil hybrid sebesar 8 persen.
“Satu dari lima responden mengaku tertarik memiliki mobil listrik maupun hybrid, khususnya milenial muda dan Gen Z di rentang usia 25-35 tahun,” ujar Susan melalui keterangan tertulis pada Senin (2/11).
Dari segi kategori, jenis mobil multi-purpose vehicle (MPV) serta sport utility vehicle (SUV) mendominasi pilihan pasar. Kendaraan-kendaraan tersebut umumnya difungsikan untuk keperluan bekerja dengan intensitas pemakaian enam hari dalam sepekan serta jarak tempuh rata-rata mencapai 17,6 kilometer per hari.
Rencana Pembelian dan Minat Mobil Listrik
Di samping itu, Populix mencatat bahwa enam dari sepuluh konsumen berencana membeli mobil baru dalam kurun waktu satu tahun ke depan sebagai kendaraan tambahan alih-alih menggantikan unit yang sudah ada. Para konsumen tersebut mengalokasikan anggaran rata-rata hingga Rp493 juta, yang menempati batas atas kategori mobil menengah berrentang harga Rp200 juta hingga Rp500 juta serta mendekati kisaran segmen menengah atas.
Dalam proses penentuan kendaraan, para pembeli mempertimbangkan berbagai aspek seperti teknologi, inovasi, performa mesin, rancangan bodi futuristik, mutu premium, hingga nama besar merek di kancah global. Konsumen juga menunjukkan ketertarikan khusus pada kendaraan listrik, di mana sekitar seperempat responden berminat membelinya dengan merek incaran utama seperti BYD, Hyundai, serta Wuling.
Susan menambahkan, keraguan konsumen terkait ketersediaan infrastruktur pengisian daya kini mulai mereda jika dibandingkan dengan hasil temuan Populix pada tahun-tahun sebelumnya.








