Pelatih Aston Villa, Unai Emery, tidak ingin larut dalam kekecewaan setelah penjaga gawang Zion Suzuki melakukan kesalahan fatal dalam pertandingan melawan Fulham yang berakhir imbang 1-1 di Villa Park pada Sabtu (31/10).
Reaksi Unai Emery Terhadap Blunder Zion Suzuki
Kesalahan tersebut bermula ketika Suzuki gagal mengantisipasi umpan dari sepak pojok yang dilepaskan oleh tim tamu pada menit ke-69. Bola yang berniat diamankan justru terlepas dari tangkapannya dan berbuah menjadi gol bunuh diri.
Gol bunuh diri itu sekaligus menggagalkan keunggulan tuan rumah yang sebelumnya sudah memimpin lewat torehan gol Nicolas Jackson pada menit ke-39. Alhasil, The Villans harus rela berbagi angka di kandang sendiri.
Menanggapi insiden tersebut, Emery menyatakan bahwa tindakan keliru merupakan hal yang wajar dalam sebuah pertandingan sepak bola. Ia bahkan mengakui dirinya sebagai juru taktik juga kerap berbuat salah setiap harinya.
Menurut Emery, penggawa lapangan hijau selalu membuat kesalahan pada tiap laga, meski kekeliruan di area tengah lapangan umumnya tidak membawa dampak besar. Juru taktik asal Spanyol itu menyadari bahwa kesalahan yang dilakukan oleh pemain depan atau penjaga gawang memang akan mendapatkan sorotan lebih tajam.
“Kesalahan yang terjadi saat seorang penyerang seharusnya mencetak gol, atau saat kiper seharusnya melakukan penyelamatan krusial, kesalahan-kesalahan seperti itulah yang lebih disorot,” ucap Emery seperti dikutip dari Irish Examiner.
Kendati demikian, Emery memilih untuk tetap tenang dalam menyikapi insiden tersebut dan lebih memilih mengapresiasi aksi penyelamatan lain yang sudah dilakukan oleh sang penjaga gawang. “Akan tetapi, itu adalah bagian dari sepak bola. Saya lebih memilih untuk membahas penyelamatan yang dia [Suzuki] lakukan,” tuturnya.







