Aksi tanggap dan keterampilan pilot maskapai Singapore Airlines mendulang pujian luas di media sosial setelah berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di tengah terpaan angin kencang di Bandara Internasional Perth, Australia Barat.
Upaya Pendaratan Dramatis dan Manuver Go-Around
Pujian tersebut mengalir usai rekaman video upaya pendaratan pesawat dengan nomor penerbangan SQ213 rute Singapura-Perth tersebut mendadak viral di internet. Video yang diunggah oleh pengguna Facebook bernama Chris Perry memperlihatkan bagaimana pesawat sempat bergerak mendekati landasan pacu sebelum mendadak miring tajam ke arah kanan. Sayap kanan pesawat bahkan terlihat berada dalam jarak yang sangat dekat dengan permukaan tanah.
Menyadari situasi berbahaya tersebut, pilot segera membatalkan pendaratan dan kembali menaikkan posisi pesawat ke angkasa. Juru bicara maskapai Singapore Airlines menjelaskan kepada The Straits Times bahwa pilot memutuskan untuk melakukan prosedur go-around demi keselamatan setelah membatalkan percobaan pendaratan pertama. Dalam video kedua yang dibagikan Perry, armada pesawat terlihat berhasil melakukan proses pendaratan dengan mulus dan selamat pada percobaan berikutnya.
Berdasarkan laporan Biro Meteorologi Australia, Bandara Internasional Perth mencatatkan hempasan kecepatan angin mencapai 32 kilometer per jam dengan hembusan mendadak hingga 43 kilometer per jam saat insiden terjadi pada Jumat (31/10).
Standar Keselamatan dan Apresiasi Publik
Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat menjelaskan bahwa manuver go-around merupakan prosedur keselamatan standar yang dapat diambil atas diskresi penuh pilot maupun instruksi dari menara pengawas lalu lintas udara. Prosedur ini dilakukan dengan membatalkan pendekatan landasan dan membawa pesawat kembali ke ketinggian aman.
Aksi penyelamatan tersebut memicu decak kagum ribuan warganet yang mengapresiasi keahlian serta ketenangan tim penerbang Singapore Airlines di tengah situasi darurat. Salah satu pengguna media sosial menulis di kolom komentar seperti dilaporkan AsiaOne bahwa kejadian tersebut berada dalam jarak inci dari maut serta memuji pilot yang sangat tenang dan terampil.
Singapore Airlines sendiri baru saja dinobatkan sebagai maskapai penerbangan terbaik di dunia tahun 2026 versi lembaga riset penerbangan global Skytrax, menggeser posisi Qatar Airways berdasarkan survei terhadap lebih dari 24 juta pelancong internasional.








