Aktris Arumi Bachsin mengungkapkan perasaannya saat mendampingi sang suami, Emil Elestianto Dardak, menuntaskan Program Profesi Insinyur di Institut Teknologi Bandung (ITB). Di balik rasa bangga atas kelulusan tersebut, Arumi menceritakan pengorbanan waktu kebersamaan dalam rumah tangga mereka selama proses perkuliahan berlangsung.
Pengorbanan Waktu Kebersamaan Akhir Pekan
Saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Arumi menyampaikan rasa syukur atas kegigihan suaminya dalam menuntut ilmu. Seperti dilaporkan detikcom, Arumi menilai suaminya sebagai pribadi yang memiliki semangat tinggi untuk terus memperluas wawasan akademis dan profesional.
“Senang banget, bersyukur banget. Selama bentuk suami untuk menuntut ilmu, Mas Emil tuh memang tipe orang yang kayak terus-terusan gitu ya mau belajar, sekolah, nambah sertifikasi gitu segala macam,” kata Arumi Bachsin saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin.
Kendati memberi dukungan penuh, Arumi tidak memungkiri adanya rasa berat ketika Emil harus sering meninggalkannya pada akhir pekan. Momen libur yang biasanya dihabiskan bersama keluarga menjadi berkurang akibat kesibukan akademik sang suami.
“Agak susah sih jujur, karena bener cuma Sabtu hampir gak pernah weekend ya, gak pernah libur. Sayanya sering ditinggal,” tutur Arumi Bachsin.
Tantangan Jarak dan Kedisiplinan
Tanggung jawab Emil sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur membuat pengelolaan waktu menjadi tantangan yang tidak mudah. Jarak antara lokasi bertugas dengan lokasi kampus di Bandung memerlukan perjalanan darat dan udara yang memakan waktu.
“Karena jauh kan, harus naik pesawat, terus naik kereta lagi dari Jakarta ke Bandung,” ujar Arumi Bachsin.
Arumi menambahkan bahwa sikap disiplin tanpa mencari alasan menjadi kunci utama suaminya dapat menyelesaikan studi tepat waktu, baik melalui perkuliahan tatap muka maupun daring.
“Tapi ya memang kalau gak kayak gitu gak akan selesai. Kalau kita selalu ada alasan, ‘Aduh sibuk, aduh gini, aduh gak sempat masuk,’ dan sebagainya. Dan banyak kelas-kelas offline, tapi mungkin ada juga kelas-kelas yang online. Jadi mau gak mau ya, jarak mau alasan apa pun bisa disempat-sempatin,” pungkasnya.
Sumber: Hot - Detikcom








