luar negeri

COP31 Digelar Pekan Depan di Turki, Ini Agenda yang Dibahas

COP31 Digelar Pekan Depan di Turki, Ini Agenda yang Dibahas
Daftar Isi
  1. Mengenal Forum COP31
  2. Fokus Agenda Aksi Iklim dan Kepemimpinan
  3. Tema Prioritas dan Urgensi Pertemuan

Konferensi tingkat tinggi COP31 akan dilaksanakan pada tanggal 9-20 November di Antalya Expo Center, Turki. Agenda tahunan dari UN Framework Convention on Climate Change (UNFCCC) ini membahas kekhawatiran global mengenai krisis iklim yang tidak dapat dihindari oleh negara, masyarakat, dan ekonomi mana pun.

Mengenal Forum COP31

COP31 merupakan singkatan dari Conference of the Parties (COP) yang ke-31, terhitung sejak COP1 dilaksanakan pada 1995. Gelaran ini merupakan satu-satunya forum pengambilan keputusan multilateral di dunia tentang perubahan iklim yang menyatukan hampir setiap negara di Bumi.

Pertemuan internasional ini telah memberikan terobosan internasional besar seperti Perjanjian Paris 2015 yang menetapkan komitmen dunia untuk memperlambat dan menghentikan perubahan iklim penyebab peningkatan suhu, badai kuat, kekeringan panjang, dan kenaikan permukaan laut.

Perwakilan pemerintah, bisnis, masyarakat sipil, dan banyak lagi dari seluruh dunia berkumpul untuk menyepakati tindakan-tindakan untuk mengatasi krisis iklim, seperti membatasi kenaikan suhu global, mendukung adaptasi dan ketahanan terhadap kekeringan, banjir, dan dampak iklim lainnya, serta beralih dari bahan bakar fosil yang menyebabkan pemanasan global.

Selain itu, mereka juga akan bernegosiasi mengenai isu-isu iklim seperti adaptasi terhadap dampak iklim, pengurangan polusi gas rumah kaca, pendanaan iklim untuk negara berkembang, dan transisi yang adil bagi pekerja dan masyarakat.

Fokus Agenda Aksi Iklim dan Kepemimpinan

Pada tahun ini, pembahasan akan berfokus pada Agenda Aksi Iklim untuk menemukan dan berbagi solusi terhadap isu-isu iklim termasuk dampak iklim terhadap kesehatan dan pangan, elektrifikasi segala hal mulai dari bangunan hingga mobil, pengurangan limbah, dan menjadikan kota lebih tangguh terhadap perubahan iklim.

UNFCCC menuliskan di laman resminya bahwa COP31 berkaitan dengan implementasi solusi iklim dan kemajuan transisi energi global yang mendorong pertumbuhan ekonomi, ketersediaan lapangan kerja, ketahanan pangan, kesehatan serta keselamatan yang lebih baik, dan energi bersih terjangkau.

Agenda ini akan dihadiri para pemimpin dunia dan pihak-pihak penting dari negara-negara anggota UNFCCC, pengamat dari kalangan pemimpin bisnis, ilmuwan iklim, masyarakat adat, serta masyarakat sipil guna berbagi wawasan mengenai upaya penguatan aksi iklim global secara kolektif dan inklusif.

Menteri Iklim Turki Murat Kurum telah dinominasikan sebagai Presiden COP31 yang memimpin agenda besar ini. Di sisi lain, Menteri Iklim Australia Chris Bowen ditunjuk sebagai Presiden Negosiasi di COP31 guna memimpin jalannya pembahasan.

Tema Prioritas dan Urgensi Pertemuan

Melalui rentetan kasus krisis iklim tahun ini di mana suhu memecahkan rekor, fenomena El Nino yang mengacaukan cuaca, dan krisis energi yang meningkat, COP31 merupakan kesempatan penting bagi negara-negara untuk mempercepat aksi iklim dan memperkuat kerja sama.

Tema prioritas yang akan dibahas tahun ini mencakup zero waste, ekosistem laut, keamanan pangan, sistem ketahanan kota, mekanisme implementasi aksi iklim, edukasi dan literasi iklim bagi pemuda, industrialisasi hijau, transisi energi bersih, serta sistem kesehatan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *