luar negeri

Kecelakaan Kereta Spanyol Hancurkan Peluang Politik Sánchez

Kecelakaan Kereta Spanyol Hancurkan Peluang Politik Sánchez

Kecelakaan kereta berkecepatan tinggi yang terjadi di jalur selatan Madrid, Spanyol, menewaskan puluhan orang dan mengguncang kepercayaan publik terhadap pemerintahan sosialis pimpinan Perdana Menteri Pedro Sánchez. Tragedi ini terjadi hanya sembilan bulan setelah insiden serupa di dekat Cordoba dan berlangsung beberapa pekan sebelum pemilihan umum dini yang dicanangkan oleh Sánchez.

Respons Pemerintah dan Bantahan Menteri Transportasi

Penyelidikan formal atas bencana kereta di Toledo baru saja dimulai, namun pemerintah berupaya mengendalikan narasi sejak jam-jam pertama setelah tabrakan terjadi. Menteri Transportasi Oscar Puente langsung menuding kesalahan manusia sebagai penyebab kecelakaan untuk menjauhkan tanggung jawab dari kabinet. Dalam konferensi pers keduanya pada hari Jumat, Puente memaparkan apa yang disebutnya sebagai fakta objektif guna merespons gelombang kritik.

Partai oposisi People’s Party (PP) mendesak agar sang menteri mundur sebagai langkah moral dan etika. Alih-alih mundur, Puente menyampaikan rasa duka cita yang mendalam dan balik menyerang kritik yang ada. Ia menolak anggapan adanya kekurangan investasi kronis pada infrastruktur serta bersikeras bahwa sistem keamanan persinyalan kecepatan tinggi Spanyol, LZB, tidaklah usang karena Jerman dan Austria menggunakan sistem yang sama.

Puente mengungkapkan bahwa sistem tersebut telah gagal sebanyak 170 kali sepanjang tahun ini, namun ia menyebut angka itu normal dan berada di sekitar rata-rata Uni Eropa. Masalah utama muncul ketika sistem gagal dan kendali jalur beralih ke manual. Sang menteri menyoroti rangkaian kesalahan manusia yang berujung fatal, termasuk instruksi dari petugas pengawas kepada kereta yang mogok untuk kembali berjalan hingga kecepatan 160 kilometer per jam meskipun ada kereta lain yang terjebak di depan.

Rekaman suara dan layar besar di pusat kendali Madrid menunjukkan potensi tabrakan yang jelas. Puente menegaskan bahwa sistem tersebut berfungsi dan petugas dapat melihat kejadian di lapangan, tetapi kereta yang melaju tidak pernah diperintahkan untuk berhenti. Meski demikian, Puente menyatakan menolak untuk mundur dan menganggap kewajibannya adalah tetap bertahan sebagai menteri untuk memperbaiki sistem dan mengembalikan kepercayaan warga.

Dampak Politik dan Kemarahan Publik

Paco Camas dari lembaga survei Ipsos menyatakan bahwa kecelakaan ini sangat serius dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap kereta api maupun institusi secara umum. Penyelidikan atas kecelakaan Januari lalu di Adamuz dekat Cordoba masih berlangsung dengan temuan awal adanya rel yang retak, yang berbeda dari tabrakan terbaru ini. Namun, dampaknya tetap sama dalam memicu kemarahan publik terhadap pemerintah.

Bagi kubu Sánchez, bencana ini menambah rentetan krisis yang sedang dihadapi setelah sebelumnya diterpa dugaan korupsi yang menyeret kerabat dekat perdana menteri, lonjakan migran dari Maroko ke Ceuta, serta protes jalanan akibat penggusuran seorang pensiunan. Peluang kemenangan dalam pemilu yang awalnya terlihat tipis kini semakin merosot tajam. Profesor Pablo Simon dari Universitas Carlos III Madrid menjelaskan bahwa jajak pendapat terbaru menunjukkan partai tengah-kanan PP berada di posisi teratas dan berpotensi membentuk koalisi dengan partai sayap kanan Vox dalam sebagian besar simulasi.

Kelompok sayap kanan telah memimpin aksi protes kecil di Madrid, sementara kepolisian disiagakan untuk menghadapi potensi bentrokan lanjutan. Warga di Toledo merasakan kecemasan yang mendalam setelah tragedi tersebut. Seorang warga bernama Paloma kepada BBC News Indonesia menyatakan ketakutannya menggunakan jaringan kereta berkecepatan tinggi dan kemarahannya kepada pemerintah. Hal senada diungkapkan oleh Lucia yang setiap hari menggunakan kereta AVE ke Madrid dan menilai bahwa kecelakaan beruntun dengan korban jiwa lebih dari 100 orang menunjukkan kondisi yang sangat buruk dan menuntut perubahan.

Sumber: BBC News

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *