Kegiatan keramas di salon kecantikan ternyata menyimpan risiko kesehatan yang jarang disadari. Posisi menengadahkan kepala ke belakang secara berlebihan saat dicuci rambutnya dapat memicu kondisi berbahaya bernama sindrom salon kecantikan yang berisiko menyebabkan stroke.
Penyebab Sindrom Salon Kecantikan
Menurut laporan CNBC Indonesia, Sindrom Stroke Salon Kecantikan atau Beauty Parlour Stroke Syndrome (BPSS) terjadi ketika leher tertekuk ke belakang terlalu jauh saat kepala diletakkan di tepian bak cuci rambut. Posisi tersebut menekan pembuluh darah utama di leher yang bertugas menyuplai oksigen ke otak.
Leher merupakan bagian tubuh yang sangat rentan karena terdapat pembuluh darah arteri dan vena untuk menyalurkan darah ke seluruh kepala serta otak. Apabila leher tertekuk terlalu jauh ke belakang, aliran darah di area tersebut dapat mengalami hambatan.
Pada kasus yang lebih serius, dinding bagian dalam pembuluh darah dapat mengalami robekan yang disebut robekan arteri servikal. Kondisi ini membentuk gumpalan darah yang mampu menyumbat aliran darah menuju otak dan memicu terjadinya stroke.
Pandangan Para Ahli
Para ahli menegaskan bahwa ancaman kesehatan ini sangat jarang terjadi. Direktur Pusat Serangan Otak di Rumah Sakit Northwestern Memorial, Richard Bernstein, menyatakan bahwa kekhawatiran berlebihan tidak perlu dilakukan, tetapi memahami adanya risiko beserta cara menghindarinya merupakan langkah bijak.
Kajian mengenai BPSS yang diterbitkan pada 2025 menyebutkan bahwa kondisi tersebut meskipun jarang tetap bisa terjadi akibat hiper-ekstensi dalam kegiatan rutin seperti kunjungan ke salon. Gejala yang ditimbulkan kerap tumpang tindih dengan stroke.
Kajian itu menekankan pentingnya mengetahui riwayat medis serta teknologi pencitraan saraf. Para dokter di instalasi gawat darurat diminta mempertimbangkan kemungkinan BPSS pada pasien yang lehernya baru saja mengalami peregangan secara berlebihan.
Gejala dan Cara Mencegahnya
Meskipun probabilitas risikonya tergolong sangat kecil, masyarakat diimbau tetap waspada jika merasakan sejumlah keluhan segera setelah mencuci rambut. Gejala tersebut meliputi pusing berputar, sakit kepala hebat yang tidak biasa, bicara pelo atau tidak jelas, penglihatan kabur atau ganda, kesemutan, kebas, kelemahan di salah satu sisi tubuh, hingga perubahan pendengaran.
Gejala-gejala tersebut dapat muncul langsung sesudah posisi tubuh berubah atau beberapa jam kemudian. Apabila mengalaminya, penderita harus segera mencari pertolongan medis. Sebuah tinjauan ilmiah pada 2025 juga mencatat kejadian serupa akibat posisi kepala yang tertekuk terlalu lama saat menjalani perawatan di dokter gigi.
Terdapat sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi potensi bahaya tersebut, mulai dari meminta bantalan penyangga leher agar posisi kepala tidak tertekuk berlebihan hingga menghindari posisi menengadahkan kepala terlalu jauh ke belakang. Proses pencucian rambut juga diusahakan tidak berlangsung lebih dari 10 menit.
Pengunjung salon disarankan menanyakan ketersediaan pilihan posisi duduk menghadap ke depan yang dinilai jauh lebih aman. Apabila leher mulai terasa tidak nyaman, pengunjung dapat langsung meminta petugas salon untuk memperbaiki posisi tersebut.








