Pembalap Lewis Hamilton menyatakan bahwa Ferrari harus segera melakukan pembicaraan serius di balik pintu tertutup setelah pertarungan antara kedua rekan setimnya merusak peluang meraih kemenangan dalam ajang Grand Prix Meksiko. Insiden tersebut bermula ketika Charles Leclerc memotong tikungan pada lap pertama untuk merebut posisi pemimpin dari Hamilton, yang kemudian berujung pada hilangnya posisi kedua dari Max Verstappen akibat serangan tersebut.
Dampak Duel Antarrekan Tim
Max Verstappen melaju untuk mengamankan kemenangan balapan ini dengan Hamilton di tempat kedua, sementara Kimi Antonelli finis di posisi ketiga untuk mencatatkan sejarah sebagai juara dunia termuda sepanjang masa Formula 1. Seperti dilaporkan BBC News, Hamilton menilai insiden perebutan posisi di awal balapan tersebut pada akhirnya merampas peluang timnya untuk menang.
Sebelumnya, pada periode bendera merah yang disebabkan oleh kecelakaan yang dialami pembalap Cadillac Valtteri Bottas, Hamilton sempat menyampaikan lewat radio tim bahwa mereka sedang menghadapi masalah besar. Hamilton berpendapat bahwa seandainya kedua pembalap Ferrari bekerja sama sejak lap pertama, mereka dapat menguasai jalannya balapan dari posisi satu dan dua.
Menanggapi ketidakpuasan rekan setimnya, Leclerc menyatakan niatnya untuk segera berbicara langsung dengan Hamilton. Leclerc menyebutkan bahwa kedua pembalap sama-sama melewatkan tikungan dan menganggap keputusannya mempertahankan posisi cukup masuk akal dengan keberadaan Red Bull di posisi kedua, seraya menambahkan bahwa dirinya juga bisa merasa tidak puas dengan cara Hamilton mendorongnya keluar lintasan pada Tikungan Pertama.
Hamilton menekankan bahwa sebagai bagian dari kontrak, para pembalap memiliki kewajiban untuk bekerja sebagai sebuah tim yang berdampak langsung pada ribuan orang di balik layar. Pembalap asal Inggris tersebut menambahkan bahwa sikap Leclerc lebih mengarah pada mentalitas menang atau gugur bersama yang tidak seharusnya terjadi, dan memperingatkan bahwa situasi serupa akan terus berlanjut kecuali tindakan tegas diambil.
Respons Prinsipal Tim
Prinsipal Tim Ferrari, Frederic Vasseur, mengungkapkan rasa frustrasinya atas jalannya insiden yang merugikan tersebut, terutama bagi ribuan orang yang bekerja dalam proyek tim. Vasseur menyatakan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk mencerna kejadian ini sebelum mendiskusikannya pada malam hari dan memperbaikinya keesokan harinya agar fokus kembali terjaga.
Max Verstappen, yang berhasil memanfaatkan situasi dari pertarungan internal Ferrari tersebut, mengakui kecepatan mobil Ferrari namun menilai tim asal Italia itu telah mempersulit diri mereka sendiri. Rangkaian ketegangan antara Hamilton dan Leclerc sendiri sebelumnya juga sempat terjadi dalam beberapa balapan musim ini, termasuk insiden di Grand Prix Italia, Singapura, serta pengabaian instruksi tim.
Sumber: BBC News








