luar negeri

Peringatan Banjir dan Hujan Lebat di Yunani dan Turki

Peringatan Banjir dan Hujan Lebat di Yunani dan Turki
Daftar Isi
  1. Dampak Badai dan Tornado di Turki
  2. Dampak Cuaca Ekstrem di Asia dan Pasifik
  3. Kondisi Badai Tropis di Meksiko

Wilayah tenggara Eropa dan Turki bersiap menghadapi lanjutan hujan deras dan angin kencang dalam beberapa hari ke depan akibat sistem tekanan rendah yang memicu badai petir kuat. Otoritas di Yunani dan Turki telah mengeluarkan peringatan dini terkait curah hujan tinggi yang berpotensi memicu banjir parah.

Dampak Badai dan Tornado di Turki

Sebuah badai petir dahsyat yang disertai kemunculan tornado di kota pesisir Antalya, barat daya Turki, merenggut nyawa empat pekerja bangunan pada hari Selasa. Pihak berwenang memperkirakan tambahan curah hujan setinggi 100 hingga 150 milimeter akan mengguyur wilayah tengah Yunani serta bagian barat Turki sepanjang pekan ini, dengan potensi curah hujan yang lebih tinggi di beberapa titik lokal.

Dampak Cuaca Ekstrem di Asia dan Pasifik

Pergerakan cuaca ekstrem juga melanda wilayah Asia Selatan seiring pendaratan Siklon Arnab yang membawa angin kencang dan curah hujan lebat di negara bagian Odisha dan Andhra Pradesh, India. Hantaman badai dengan kecepatan angin melampaui 140 kilometer per jam serta curah hujan lebih dari 200 milimeter memaksa evakuasi massal terhadap lebih dari 180.000 warga serta menyebabkan gangguan pada infrastruktur energi dan transportasi.

Sementara itu di Samudra Pasifik bagian barat, Topan In-fa meningkat statusnya menjadi super topan pada hari Rabu dengan kecepatan angin berkelanjutan mencapai 240 kilometer per jam dan embusan angin melebihi 296 kilometer per jam. Topan tersebut diperkirakan akan melewati Guam namun tetap berdampak pada Kepulauan Mariana yang sebelumnya telah diterjang empat badai berkekuatan super sepanjang tahun ini.

Kondisi Badai Tropis di Meksiko

Di belahan bumi lain, Badai Tropis Vance sempat memengaruhi wilayah barat Meksiko sebelum melemah menjadi depresi tropis. Badai tersebut mendatangkan curah hujan antara 50 hingga 100 milimeter—dengan beberapa area melampaui 150 milimeter—di wilayah Sinaloa, Durango, dan Nayarit.

Kondisi cuaca tersebut memicu potensi gangguan akibat banjir dan tanah longsor, sementara gelombang badai menciptakan arus laut yang berbahaya di sepanjang pesisir pantai. Siklon Arnab sendiri diproyeksikan akan terus melemah saat bergerak ke arah utara dalam beberapa hari mendatang, meskipun tetap akan menyumbang pasokan hujan lebat ke wilayah India utara dan tengah.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *