Pelaku industri kopi mengungkapkan bahwa menjalankan usaha kedai kopi tidak cukup hanya dengan mengandalkan menu yang kreatif. Aspek seperti biaya produksi, konsistensi bahan baku, dan margin keuntungan juga memegang peranan penting agar bisnis dapat terus berkembang.
Tantangan Bisnis Kopi dan Solusi Festival
Hal tersebut dibahas dalam gelar wicara bertajuk ‘Creativity Meets Profitability: Unlocking Business Value to Scale Creative Impact’ yang merupakan rangkaian acara Ellenka Barista Festival 2026 di Puri Indah Mall, Jakarta, pada Minggu (1/11/2026). Acara ini menghadirkan Sales & Marketing Senior Manager Ellenka Professional, Oktavianus Indrawan, serta pendiri Kozi Coffee, Ramanda Audia Adam.
Oktavianus menyatakan bahwa ajang tersebut disiapkan untuk menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan di industri kopi agar dapat saling berbagi pengalaman dan memperluas jaringan.
Kata Oktavianus kepada Food – Detikcom, pihak penyelenggara merancang festival serta kompetisi ini agar para pelaku industri kopi bisa saling mengenal dan mendukung ekosistem usaha tersebut. Ia menambahkan, pihaknya juga menyediakan fasilitas Experience Center di Jakarta dan Surabaya bagi pelaku usaha yang ingin berkonsultasi mengenai pengembangan menu.
Sementara itu, Ramanda menilai kegiatan semacam ini sangat membantu pemilik kedai kopi yang sehari-harinya disibukkan dengan urusan operasional kedai.
Menurut Ramanda kepada Food – Detikcom, kegiatan tersebut sangat penting karena dirinya sebagai pelaku usaha sering kali tidak memiliki waktu keluar untuk menemui orang baru guna memantau tren serta pasar. Festival ini dimanfaatkannya untuk mencari inspirasi menu baru sekaligus melihat tanggapan pasar secara langsung.
Kendala Bahan Baku dan Riset Produk
Di sisi lain, proses pengembangan produk kerap dihadapkan pada kendala biaya riset dan pengembangan yang cukup tinggi karena pemilik usaha harus meracik berbagai bahan yang belum tentu sesuai. Selain itu, ketersediaan bahan baku serta konsistensi rasa dari pemasok turut menjadi tantangan tersendiri bagi kelangsungan usaha.
Ramanda menuturkan kepada Food – Detikcom bahwa dirinya pernah bekerja sama dengan merek yang tiba-tiba menghentikan pasokan atau mengubah rasa produknya, sehingga hal tersebut menyulitkan pembuatan minuman di kedainya.
Ia juga mengingatkan bahwa perolehan keuntungan bukanlah satu-satunya fokus dalam menjalankan usaha kopi, melainkan kualitas bahan, mutu pelayanan, serta pengalaman pelanggan yang harus tetap dijaga.
Rangkaian Ellenka Barista Festival 2026 sendiri diselenggarakan selama empat hari mulai tanggal 29 Oktober hingga 1 November 2026 di Center Court 1, Puri Indah Mall 1, Jakarta, dengan mempertemukan barista dari berbagai kota di Indonesia.
Sumber: Food - Detikcom








