luar negeri

Greenpeace Pasang Barrier Batu untuk Cegah Pukat Harimau

Greenpeace Pasang Barrier Batu untuk Cegah Pukat Harimau
Daftar Isi
  1. Ancaman bagi Populasi Lumba-lumba Pelabuhan
  2. Penutupan Kawasan dan Peluncuran Dokumenter
  3. Dukungan Tokoh Publik

Aktivis Greenpeace menjatuhkan sejumlah batu besar di Laut Utara untuk menjerat jaring kapal pukat industri yang menangkap ikan di kawasan perlindungan laut. Para aktivis di atas kapal Greenpeace Arctic Sunrise menjatuhkan batu-batu raksasa tersebut guna membentuk penghalang bawah air di sekitar Kawasan Perlindungan Laut (MPA) Laut Utara Selatan, yang merupakan wilayah MPA paling sering disusuri pukat dasar di Inggris.

Ancaman bagi Populasi Lumba-lumba Pelabuhan

Kawasan Laut Utara Selatan merupakan area penting bagi lumba-lumba pelabuhan yang menopang hampir 20 persen populasi di Laut Utara Inggris. Meskipun berstatus sebagai MPA, sebagian besar wilayah tersebut tidak memiliki pembatasan aktivitas penangkapan ikan, sehingga kapal pukat dasar, pengeruk, dan kapal penangkap ikan industri lainnya menyisir kawasan itu setiap hari.

Menurut keterangan Greenpeace UK, kapal pukat dasar mencatatkan lebih dari 37.200 jam penangkapan ikan di zona perlindungan tersebut sepanjang tahun 2025. Tindakan itu diibaratkan seperti sebuah buldoser yang merusak taman nasional yang berharga.

Co-executive director Greenpeace UK, Will McCallum, menyatakan bahwa kapal-kapal besar berpatroli di laut setiap hari untuk mengambil ikan dan membunuh satwa liar berharga seperti lumba-lumba, hiu, dan burung laut. Bersama kapal dan gerakan pendukung, pihaknya melakukan tindakan melindungi laut yang tidak dilakukan oleh pemerintah.

Penutupan Kawasan dan Peluncuran Dokumenter

Greenpeace UK menyatakan bahwa penghalang batu tersebut telah menutup secara efektif area seluas 116 kilometer persegi atau sekitar 45 mil persegi dari MPA Laut Utara Selatan terhadap pukat dasar. Selama beberapa hari ke depan, kapal Arctic Sunrise akan berpatroli di kawasan tersebut untuk mencegah berbagai bentuk penangkapan ikan industri lainnya, sementara para aktivis mendeklarasikan zona itu sebagai taman laut.

MPA Laut Utara Selatan terletak di sepanjang pantai timur Inggris, membentang dari utara Dogger Bank hingga selat Dover di selatan, dengan tujuan melindungi populasi lumba-lumba dan memastikan ketersediaan mangsa tetap terjaga. Aktivis Greenpeace UK menilai penangkapan ikan secara intensif di wilayah tersebut bertentangan dengan tujuan perlindungan.

McCallum menyampaikan bahwa pihaknya telah mengumumkan pada bulan Juni bahwa Greenpeace UK akan mengambil tindakan langsung apabila pemerintah tidak segera bertindak. Aksi penutupan ini bertepatan dengan pemutaran perdana nasional film dokumenter alam liar BBC, Blue Planet III, yang dinarasikan oleh David Attenborough dan berfokus pada lautan serta ancaman buatan manusia.

Dukungan Tokoh Publik

Sejumlah tokoh terkemuka turut menuliskan nama mereka pada batu-batu yang dijatuhkan dari kapal Arctic Sunrise ke Laut Utara. Salah satunya adalah anggota parlemen dari Partai Buruh sekaligus mantan menteri iklim dan anggota kelompok parlemen lintas partai untuk urusan laut, Kerry McCarthy.

McCarthy menyatakan bahwa penangkapan ikan secara industrial memberikan dampak yang sangat merusak terhadap lingkungan laut, meskipun kurang dari satu persen wilayah laut terlindungi dari aktivitas tersebut. Perahu-perahu penangkap ikan secara sah dapat merusak kawasan laut yang seharusnya dilindungi, menghancurkan habitat berharga dan kehidupan laut di dalamnya.

Menurut McCarthy, kemajuan penanganan berlangsung terlalu lambat dan alam tidak dapat menunggu, sehingga ia membubuhkan namanya pada salah satu batu milik Greenpeace UK untuk menyerukan larangan pukat dasar dan suaka laut yang terlindungi dengan baik di perairan Inggris maupun di seluruh Samudra Atlantik. Pihak pemerintah telah dihubungi untuk memberikan tanggapan atas aksi tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *