Para aktivis lingkungan menggelar demonstrasi bertema Halloween di luar kediaman resmi menteri pertama Skotlandia di Edinburgh, memprotes keputusan pemerintah terkait bahan bakar fosil. Aksi tersebut dilatarbelakangi oleh izin pembangunan pembangkit listrik tenaga gas baru di Peterhead, Aberdeenshire.
Aksi Protes Bertema Halloween di Edinburgh
Mengenakan topeng bertema Halloween dan membawa berbagai poster bertuliskan pesan seperti “hantu bahan bakar fosil” dan “keputusan ini akan menghantuimu”, para demonstran berkumpul di Charlotte Square. Aksi ini menyoroti persetujuan proyek stasiun tenaga gas di Peterhead yang dinilai oleh para pengunjuk rasa sebagai kegagalan fatal. Selain itu, aksi tersebut juga menyusul pengumuman pemerintah Inggris yang mengizinkan pengembangan ladang gas Jackdaw di dekat Aberdeen.
Kate Whitaker dari organisasi Friends of the Earth Scotland menyatakan bahwa bahan bakar fosil sangat menakutkan karena dampaknya yang merugikan jutaan orang. Menurutnya, ketika para politisi mengambil keputusan buruk untuk menyetujui minyak atau gas baru, masyarakat semakin khawatir mengenai masa depan bersama. Ia menambahkan bahwa persetujuan pembangkit listrik berbahan bakar fosil di Peterhead menunjukkan kegagalan pemerintah Skotlandia dalam melindungi warga dari kerusakan iklim serta beban tagihan energi rumah tangga yang terus meningkat. Sebagai gantinya, para politisi dinilai dapat meredakan ketakutan publik melalui solusi iklim yang memperbaiki kehidupan seperti rumah yang lebih hangat, layanan bus yang andal, serta penciptaan lapangan kerja hijau.
Tanggapan Pemerintah Skotlandia
Menanggapi aksi tersebut, seorang juru bicara pemerintah Skotlandia menegaskan bahwa mereka tetap teguh pada komitmen untuk menangani perubahan iklim serta mewujudkan aksi iklim positif guna mencapai target nol bersih pada tahun 2045. Pihaknya menjelaskan bahwa seluruh alasan mendasar di balik keputusan para menteri telah dijabarkan dalam surat keputusan resmi. Dampak potensial terhadap masyarakat, alam, warisan budaya, serta efek kumulatif dari berbagai pembangunan disebut menjadi pertimbangan penting dalam proses pengambilan keputusan tersebut.
Sumber: BBC News








