Transportasi

Waspada Nyasar ke Bandara Baru Sydney, Cek Tiket Anda

Waspada Nyasar ke Bandara Baru Sydney, Cek Tiket Anda

Operasional bandara baru di Sydney, Australia, memicu kebingungan bagi para pelancong yang berujung pada kesalahan lokasi pendaratan. Western Sydney International Airport (WSI) yang baru beroperasi pada Minggu (25/10) lalu menyebabkan sejumlah penumpang salah turun karena mengira mereka mendarat di bandara utama.

Kebingungan Penumpang dan Jarak Antar-Bandara

Salah satu penumpang yang mengalami kejadian tersebut adalah mahasiswa asal Swedia bernama Julie Lundmark. Saat terbang dari Melbourne menggunakan maskapai Jetstar, ia terkejut mendapati pesawatnya mendarat di WSI, bukan di Bandara Kingsford Smith seperti perkiraannya.

Melalui ABC News, Lundmark menceritakan pengalamannya ketika tiba di lokasi.

“Kami mendarat di sini, melihat ke luar jendela, dan sama sekali tidak tahu di mana kami berada,” ujar Lundmark.

“Lalu kami melihat peta dan berpikir dalam hati bahwa kami tersesat,” tambahnya.

Masalah tersebut bermula dari ketidakpahaman penumpang terhadap keterangan ‘Sydney West’ yang tercantum pada tiket atau boarding pass mereka. Saat mengecek rute melalui Google Maps, Lundmark justru diarahkan menuju Bandara Kingsford Smith.

Akibat kesalahan tersebut, Lundmark harus mencari transportasi kembali ke Bandara Kingsford Smith karena kendaraannya terparkir di sana. Jarak antara kedua bandara tersebut tergolong sangat jauh, di mana Bandara Kingsford Smith hanya berjarak 8 kilometer dari pusat kota Sydney, sementara WSI berjarak hingga 60 kilometer sehingga perjalanan bisa memakan waktu sampai dua jam.

Kendala Transportasi dan Maskapai yang Beroperasi

Para pelancong selama ini hanya mengenal satu bandara utama di wilayah tersebut, sehingga tulisan ‘Sydney West’ pada tiket kerap disangka sebagai bagian atau terminal lain dari Bandara Kingsford Smith. Selain jarak yang jauh, moda transportasi umum menuju WSI juga belum sepenuhnya memadai karena jalur metro langsung masih dalam tahap pembangunan dan baru diprediksi beroperasi paling cepat pada Desember 2027 menurut laporan VN Express.

Untuk saat ini, penumpang yang tiba di bandara baru tersebut harus mengandalkan layanan bus serta bus antar-jemput menuju stasiun terdekat. Maskapai Jetstar tercatat sebagai maskapai domestik utama yang melayani penerbangan ke bandara tersebut, disusul oleh Singapore Airlines pada 23 November mendatang, Fiji Airways pada Maret 2027, serta Qatar Airways pada Desember 2027.

Calon pelancong yang hendak bepergian ke Sydney diimbau untuk teliti memeriksa informasi bandara pada tiket penerbangan guna menghindari kesalahan tujuan akibat keberadaan dua bandara yang terpisah jauh.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *